Tinggalkan komentar

IFFA Rules 21, 22 : Receiving, Deflagging

Pasal 21

Receiving

1. Semua pemain boleh menangkap pass kecuali Offensive Linemen.

2. Selain Offensive Linemen, pemain offense maupun defense memiliki hak yang sama untuk memperebutkan pass.

3. Offensive linemen boleh menyentuh bola setelah pass apabila bola telah tersentuh pemain lain (deflected ball).

4. Pada saat melakukan catch, KEDUA KAKI pemain harus berada di dalam dan menyentuh lapangan.

5. Bola boleh tersentuh lebih dari satu orang baik pemain offense maupun defense sebelum tertangkap.

6. Apabila pemain defense dan offense menangkap bola secara bersamaan, bola harus diperebutkan sebelum kaki pemain menyentuh tanah. Apabila setelah kaki pemain menyentuh tanah, bola masih dipegang lebih dari satu orang, bola menjadi milik offense.

7. Apabila bola terlepas sebelum receiver mendapatkan kontrol atas bola, bola dinyatakan mati saat menyentuh tanah sebagai incomplete pass.

8. Apabila bola terlepas setelah berada dalam kontrol receiver maka dinyatakan sebagai fumble. Fumble dinyatakan mati saat menyentuh tanah dan play dilanjutkan dari tempat terjadinya fumble. There are no FORWARD fumbles – fumble kedepan akan di-spot dari point terakhir pinggang pembawa bola.

Pasal 22

Deflagging

1. Tackle hanya dilakukan dengan cara deflagging.

2. Ball carrier dinyatakan down by deflagging apabila flag terlepas.

3. Ball carrier yang terjatuh tanpa deflagged dinyatakan down bila disentuh satu tangan oleh defense. Ball carrier yang terjatuh boleh terus menggerakkan bola ke arah endzone apabila ia tidak tersentuh oleh pemain defense.

4. Defender tidak boleh menggenggam (bukan menyentuh) bagian badan atau pakaian ball carrier, atau melingkari badan ball carrier dengan tangan.

5. Dalam usaha melakukan deflagging, defender boleh melakukan kontak ringan pada bagian badan tapi tidak boleh menyentuh bagian leher atau kepala ball carrier. Defender tidak boleh menggenggam, mendorong, atau menjatuhkan ball carrier.

6. Defender hanya boleh melakukan deflagging setelah receiver menyentuh bola pertama kali.

7. Illegal deflagging terjadi apabila defender melakukan deflagging sebelum pemain menyentuh bola. Apabila hal ini terjadi play akan dilanjutkan dan pemain tanpa flag dinyatakan down apabila tersentuh dengan satu tangan.

8. Apabila tanpa sengaja flag pemain terlepas saat play telah dimulai, pemain tersebut dinyatakan down apabila tersentuh dengan satu tangan.

9. Defender boleh melakukan diving HANYA APABILA diperlukan untuk melakukan deflagging, apabila pada saat diving terjadi excessive contact dengan ball carrier, diberlakukan foul tackle.

10. Deflagger tidak bergerak dari tempatnya melakukan deflagging dan mengangkat flag di atas kepala untuk memudahkan official menentukan tempat terjadinya deflagging.

11. Deflagger wajib mengembalikan flag kepada pemiliknya atau team lawan pada saat play berakhir.

12. Setelah terjadinya touchdown, official akan mengecek apakah flag yang dipakai ball carrier dapat dilepaskan dengan satu sentakan keras. Apabila flag tidak dapat terlepas, play tersebut harus diulang dari titik awal play.

13. Special Note : Deflagging berarti defender berhasil menarik flag ball carrier dan memegang flag tersebut. Apabila defender luput dalam usaha deflagging namun berhasil men-stripping flag ball carrier. Maka down akan di spot dimana flag ball carrier terjatuh.

Keep fight and enjoy the game !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: